Mahasiswa Ilmu Hadis Ikuti Wisuda ke-5
CIREBON — Mahasiswa Ilmu Hadis mengikuti Wisuda ke-5 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Mahasiswa Ilmu Hadis mengikuti prosesi wisuda pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Apita pada hari kedua pelaksanaan wisuda.
Wisuda menjadi momentum penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan. Selain itu, wisuda menjadi awal perjalanan baru untuk mengembangkan ilmu dan memberikan manfaat.
Pada kesempatan tersebut, Jurusan Ilmu Hadis menyampaikan ucapan selamat kepada tujuh mahasiswa. Ketujuh mahasiswa tersebut berhasil meraih gelar sarjana dalam bidang masing-masing.

Tujuh Mahasiswa Ilmu Hadis Raih Gelar Sarjana
Tujuh mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis yang mengikuti wisuda tersebut ialah:
- Ahmad Hapid, S.Ag.
- Al-Ghifar Yanuar Ilyas Fauzan, S.Ag.
- Fadilatul Alam, S.Ag.
- Fajar Sidik, S.Ag.
- Lutfiyah, S.Ag.
- Muhammad Rafli, S.Ag.
- Rizka Mustika Dewi, S.Ag.
Selanjutnya, capaian tersebut menjadi hasil dari proses akademik yang telah mereka jalani. Jurusan Ilmu Hadis turut memberikan apresiasi atas keberhasilan para lulusan.
Saatnya Ilmu Menjadi Cahaya bagi Masyarakat
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan pesan kepada para lulusan. Menurutnya, kelulusan dari perguruan tinggi bukanlah akhir dari proses belajar.
Justru, para alumni memiliki tanggung jawab lebih besar setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka perlu mengembangkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Oleh karena itu, bekal keilmuan selama berada di kampus perlu menjadi fondasi menghadapi perubahan zaman. Lulusan juga perlu terus belajar agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Lulusan Perlu Adaptif di Era Digital
Di tengah perkembangan teknologi digital, lulusan FUA perlu mampu beradaptasi. Namun, proses tersebut tetap harus menjaga akar keilmuan dan nilai-nilai keislaman.
Selain itu, lulusan perlu mempertahankan karakter akademik yang telah mereka bangun selama perkuliahan. Transformasi digital juga membuka ruang baru bagi pengembangan ilmu keislaman dan humaniora.
Sementara itu, pengetahuan kini dapat diakses lebih luas melalui berbagai platform digital. Dengan demikian, lulusan memiliki peluang besar untuk mengembangkan keilmuan melalui ruang digital.
Perluas Kontribusi Melalui Ilmu dan Karya
Lulusan FUA dapat berkontribusi melalui penelitian dan pendidikan. Selain itu, mereka dapat mengembangkan literasi keagamaan serta konten edukatif.
Lebih lanjut, berbagai bidang profesional juga membuka ruang kontribusi bagi lulusan. Penguasaan ilmu dan kemampuan beradaptasi menjadi bekal penting dalam menghadapi peluang tersebut.
Bagi mahasiswa Ilmu Hadis, gelar sarjana menjadi awal untuk mengembangkan keilmuan. Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat mereka bawa ke tengah masyarakat.
Dari Kampus Menuju Masyarakat
Wisuda ke-5 menjadi momentum bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan. Mereka tidak hanya membawa gelar, tetapi juga tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu.
Dengan demikian, keberhasilan akademik perlu berjalan bersama semangat pengabdian. Lulusan diharapkan mampu menghadirkan manfaat melalui ilmu, karya, dan kontribusi nyata.
Akhirnya, Jurusan Ilmu Hadis mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh lulusan. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk terus berkarya dan memberikan manfaat.
Dari kampus menuju masyarakat. Dari ilmu menuju karya. Dari gelar menuju pengabdian.