Berita & Informasi

Mahasiswa Ilmu Hadis Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Songkhla, Thailand

Mahasiswa Ilmu Hadis Diani Ardilia Fitriani mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Songkhla, Thailand, saat KKN Internasional 2026.

SONGKHLA, THAILAND — Jauh dari tanah air bukan berarti jauh dari semangat Indonesia. Mahasiswa Ilmu Hadis, Diani Ardilia Fitriani, mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Songkhla, Thailand.

Diani merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Adab. Ia mengikuti upacara tersebut saat menjalankan KKN Internasional UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2026.

Upacara berlangsung di Songkhla, Thailand Selatan, pada Senin, 17 Agustus 2026. Selain itu, kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat Indonesia dan peserta KKN Internasional.

Nuansa Merah Putih Hadir di Thailand Selatan

Sejak rangkaian upacara dimulai, suasana khidmat terasa di tengah peserta. Peserta terdiri atas masyarakat Indonesia dan warga negara Indonesia di Thailand Selatan.

Selain itu, peserta KKN Internasional UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengikuti momentum tersebut. Pengibaran Sang Merah Putih dan lantunan Indonesia Raya menghadirkan suasana Indonesia di negeri orang.

Selanjutnya, rangkaian penghormatan kepada para pahlawan semakin memperkuat suasana peringatan kemerdekaan. Momentum tersebut menunjukkan bahwa semangat kebangsaan tetap hadir meski jauh dari tanah air.

Upacara Dipimpin Konsul RI di Songkhla

Upacara dipimpin langsung oleh Konsul Republik Indonesia di Songkhla, Winardi H. Lucky. Ia hadir sebagai pimpinan Perwakilan Republik Indonesia di wilayah Thailand Selatan.

KRI Songkhla memiliki wilayah kerja yang mencakup 14 provinsi di Thailand Selatan. Oleh karena itu, kehadiran berbagai elemen masyarakat Indonesia menjadi bagian penting dalam momentum tersebut.

Bagi Diani, mengikuti upacara kemerdekaan di Songkhla bukan sekadar rangkaian KKN Internasional. Ada pengalaman emosional dan reflektif yang menyertai momentum tersebut.

Semangat Indonesia Semakin Kuat di Negeri Orang

Ketika Indonesia Raya berkumandang, rasa memiliki terhadap Indonesia terasa semakin kuat. Pengibaran Sang Merah Putih di negeri lain juga menghadirkan pengalaman yang berkesan.

Selain itu, Diani hadir bukan hanya sebagai individu dalam momentum tersebut. Ia juga membawa identitas sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Adab.

Identitas akademik tersebut menjadi bagian dari nama yang ia bawa selama menjalankan pengabdian di Thailand. Dengan demikian, pengalaman tersebut turut memberikan makna bagi perjalanan akademiknya.

Ilmu Hadis dan Ruang Kontribusi Mahasiswa

Kehadiran mahasiswa Ilmu Hadis dalam KKN Internasional menunjukkan luasnya ruang kontribusi mahasiswa. Ruang tersebut tidak terbatas pada disiplin ilmu yang dipelajari di perkuliahan.

Ilmu Hadis memiliki kajian sanad, matan, pemahaman hadis, dan berbagai pendekatan keislaman. Selanjutnya, mahasiswa dapat menghubungkan nilai keilmuan tersebut dengan kehidupan sosial yang lebih luas.

Ketika berada di lingkungan berbeda, mahasiswa perlu membangun komunikasi dan menghargai perbedaan. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

Membawa Nama Baik Jurusan dan Almamater

Bagi Jurusan Ilmu Hadis, keterlibatan Diani menjadi bagian dari cerita pengabdian mahasiswa. Diani membawa nama jurusan menuju ruang pengabdian yang lebih luas.

Ia tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai mahasiswa yang sedang belajar dan bertumbuh. Selain itu, ia berusaha memberikan kontribusi positif di lingkungan internasional.

Setiap sikap, interaksi, dan kontribusi mahasiswa turut membawa nama almamater. Karena itu, mahasiswa perlu menjaga nama baik diri, jurusan, fakultas, dan universitas.

Dari Songkhla Membawa Semangat Indonesia

Momentum 17 Agustus di Songkhla menjadi lebih dari sekadar peringatan hari kemerdekaan. Bagi Diani, momentum tersebut mengajarkan arti menjadi bagian dari Indonesia saat berada jauh dari Indonesia.

Semangat kebangsaan tidak berhenti pada upacara. Semangat tersebut juga hadir melalui sikap, interaksi, dan kontribusi mahasiswa di lingkungan internasional.

Akhirnya, pengalaman Diani di Songkhla menjadi cerita tentang Indonesia yang hadir di tengah dunia. Mahasiswa Ilmu Hadis mampu melangkah ke ruang internasional dan membawa nama baik almamater.

Dengan demikian, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Hadis memiliki ruang luas untuk berkembang. Dari Songkhla, Thailand, semangat Indonesia terus hadir melalui kontribusi generasi muda.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Topik Terkait:
##ILHA UINSSC ##FUAUINSSC ##IlmuHadis ##UINSSC ##MahasiswaILHA ##AkademiFUA ##KampusUnggul ##PrestasiAkademik ##KKN Internasional
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas