Selayang Pandang

Sejarah dan Perkembangan

Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Adab
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon merupakan salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berlokasi di Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Sebagai kampus berbasis digital pertama di lingkungan PTKIN, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menaungi lima fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Syariah (FASYA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), selain juga Program Pascasarjana.

Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) memiliki enam Program Studi unggulan, masing-masing dengan kekhasan bidang keilmuannya. Salah satu yang menjadi tujuan utama para calon mahasiswa adalah Program Studi Ilmu Hadis. Prodi ini berfokus pada pengkajian hadis dan ilmu hadis dengan pendekatan yang integratif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mengoptimalkan teknologi digital sebagai bagian dari transformasi pembelajaran dan penelitian.

Sejarah Prodi Ilmu Hadis mencerminkan perjalanan panjang dan dedikasi dalam mengembangkan kajian keislaman berbasis keilmuan klasik dan inovasi akademik. Awalnya, pada tahun 2009, program ini berdiri dengan nama Jurusan Tafsir Hadis berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor DJ.I/306/2008. Sejak itu, penguatan mutu akademik terus dilakukan, termasuk memperoleh akreditasi B dari BAN-PT pada tahun 2014 setelah proses visitasi oleh asesor nasional.

Menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan masyarakat, Jurusan Tafsir Hadis kemudian dipisahkan menjadi dua bidang kajian spesifik: Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Ilmu Hadis. Pemisahan ini didasarkan pada Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3389 Tahun 2013 dan Peraturan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 1429 Tahun 2012, sebagai upaya memperjelas fokus pengembangan keilmuan. Secara resmi, Prodi Ilmu Hadis memperoleh legalitas kelembagaan melalui SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 4630 Tahun 2015.

Saat ini, Prodi Ilmu Hadis dipimpin oleh H. Amin Iskandar, M.Ag. sebagai Ketua Program Studi, didampingi Alwi Bani Rakhman, S.Th.I., M.H.I. sebagai Sekretaris Program Studi. Keduanya menunjukkan dedikasi tinggi dalam memajukan program studi agar lebih unggul dan berdaya saing global.

Sebagai bagian dari fakultas yang berbasis kampus siber, Prodi Ilmu Hadis mengintegrasikan literasi digital dalam proses akademik. Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan pemahaman mendalam terhadap turats, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, analitis, dan adaptif terhadap tantangan kontemporer melalui penggunaan teknologi informasi.

Sejak menerima mahasiswa baru pada tahun 2016, Prodi Ilmu Hadis menunjukkan tren penerimaan yang positif setiap tahunnya, membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan arah pengembangan prodi ini. Dengan moto “Unggul dan Mendunia”, Prodi Ilmu Hadis berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang hadis, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu keislaman dan peradaban global.

Scroll to Top